Apakah Lionel Messi Pemain Argentina Terbaik?

Lionel Messi dan Diego Maradona adalah dua nama besar dari Argentina dengan sepak terjang global yang tidak perlu diragukan lagi. Kedua nama ini adalah sosok legendaris dalam kontestasi sepakbola global. Masing-masing dari mereka memberikan dampak di eranya sendiri-sendiri. Tapi kalau harus dibandingkan, siapa dari dua pria ini yang layak untuk mendapatkan gelar sebagai pemain sepakbola terbaik dari Argentina? Apakah gelar ini harus diberikan kepada Diego Maradona yang dikenal dengan tangan tuhan? Atau justru kapten tim nasional Argentina sekarang justru layak untuk mendapat reputasi paling wahid ini?

Lionel Messi Ambil Keputusan Besar

Lionel Messi akhirnya mengambil keputusan besar dalam perjalanan karirnya. Pemain tim nasional Argentina ini akhirnya memutuskan untuk menarik tirai turun dari perjalanan karirnya bersama tim nasional Argentina. Keputusan yang diambilnya pada hari Selasa lalu menciptakan pengalaman yang penuh emosional kepada semua penggemar mereka di Buenos Aires. Pengumuman ini dia tandai dengan memberi penghormatan mendalam dengan tetap mengenakan seragam biru muda bergaris putih khas mereka.

Bermain di hadapan 85.000 penggemar setia, pemain legendaris Argentina ini mengakhiri perjalanannya bersama mereka dengan gol ke-126. Dia turut andil menjadi pencetak gol mereka ketika timnas Argentina menghantam Benin tanpa ampun dengan skor akhir 3-0. Golnya sekaligus kemenangan mereka dalam pertandingan ini menjadi kado manis di akhir perjalanan karirnya. Dia telah bersama mereka selama 21 tahun terakhir, sebuah periode yang penuh dengan pencapaian dan kenangan yang akan tetap hidup di ingatan banyak orang.

Pemain timnas Argentina tadi tampil dengan penuh kesan dalam pertandingan ini. Pertandingan ini sekaligus menjadi pertandingan ke-208 dia bagi mereka, sebuah rekor tersendiri. Dalam pertandingan ini, dia juga sempat melakukan asist untuk Nicolas Otamendi yang kemudian mencetak gol pembuka. Tapi kalau melihat statistiknya secara penuh, hasil dan bahkan pertandingan ini sendiri hanya menjadi yang kesekian. Pertandingan ini adalah sebuah kesempatan yang sama sekali menjadi miliknya dan jutaan orang yang telah menjadi saksi dari perjalanan karirnya yang luar biasa.

Momen Penuh Kenangan bagi Argentina

Sebelumnya, ketika bus yang membawa Lionel Messi dan pemain timnas Argentina yang lain bergerak menuju stadion melewati lautan penggemar, sang kapten tidak bisa menahan air matanya., Dia menyeka matanya sambil menyaksikan dukungan mengalir deras dari semua orang yang menyertainya dalam menjalani peratndingan terakhirnya di kandang sendiri bersama timnas yang sudah menjadi bagian hidupnya dalam 21 tahun terakhir. Momen yang sederhana ini tak bisa disandingan dengan skenario tertulis apapun.

Sekarang dengan babak terakhir telah terukir, satu pertanyaan penting mengemuka ke permukaan. Publik bertanya-tanya tentang perbandingan statistiknya denga Diego Maradona, sosokk yang dianggap telah melampaui kehebatan olahraga dan menjadi bagian tak terpisahkan di hati banyak orang. Argentina dan Maradona telah lama dibandingkan sebagai jiwa dan raga. Namanya dianggap sangat berkesan, nyaris suci bagi masyarakat Argentina yang begitu mencintai sepakbola. Mereka tidak sekadar melihatnya sebagai pemain, tapi juga simbol identtias, perjuangan, kebanggan, dan harapan mereka untuk bermimpi.

Sementara itu, Lionel Messi telah menghabiskan lebih dari satu dekade membawa beban perbandingan ini. Dia melewati ekspektasi yang nyaris musthail untuk bisa mengikuti jejak seorang pemain yang legendanya telah hidup di banyak generasi, sampai akhirnya dia menciptakan legendanya sendiri. Jadi, apakah semua yang telah Lionel Messi lakukan sampai saat ini bisa membuatnya dibandingkan atau meleawti Maradona? Atau apakah legenda dari El Diego masih belum bisa disandingi sampai saat ini?

Statisik Lionel Messi vs Diego Maradona

Lionel Messi bermain 2 kali lebih banyak dari Maradona dan mencetak gol 4 kali lebih banya. Dia jjuga mencetak 66 kali asist. Semuanya menegaskan dampaknya yang luar biasa dalam tim mereka. Catatan ini menunjukkan nilai tak terkira dari seorang pemai yang kontribusinya kepada timnas Argentina telah melebihi arti dari sebuah pertandingan.

Mantan pemain Barcelona ini mewakili Argentina dalam 6 putaran Piala Dunia dan 7 Copa America. Dia memenangkan 4 turnamen senior pria dan 3 kali mencapai partai final Piala Dunia. Dia membangun sebuah timnas yang terus bertumbuh dan semakin kaya dengan setiap babak dair perjalanannya bersama mereka di tingkat internasional. Dalam hal kejeniusan bermain yang kemudian berkembang menjadi kemuliaan tak terkira bagi negaranya, pemain MLS Amerika ini menjadi pemain dengan rekor pertandingan terbanyak dan jumlah gol terbanyak bagi timnas Argentina. Dia mencapai level yang paling tidak setara dengan Maradona, yang meski bukan karena kesalahannya, masih belum bisa mencapai level seperti kapten mereka tadi.

Memang pada akhirnya angka-angka tidak akan bisa memberikan interpretasi yang lengkap. Akan tidak adil kalau menempatkan dua pemain legendaris ini dari era yang sama sekali berbeda dengan tantangan yang sama sekali jauh. Akan sangat tidak adil kalau mempertimbangkan gaya bermain dan lingkungan yang mengelilingi Maradona sampai harus membandingkannya dengan Lionel Messi y ag lebih disiplin dan karirnya dikelola jauh lebih baik.

Sebanyak 91 pertandingan Maradona dan 34 gol yang dia berikan bagi timnas Argentina masih belum bisa dipatahkan untuk pemain dari eranya. Prestasinya masih bertahan khususnya dalam sebuah periode ketika pertandingan internasional biasanya memiliki jumlah peratndingan yang masih sangat terbatas.S edangkan pengaruhnya seringkali diukur bukan dari semua pertandingan, tapi momen yang memberi dampak atau pengaruh besar pada sepakbola dunia dan Argentina. Perannya sangat terasa karena waktu itu Argentina membutuhkan pemain terhebat mereka untuk mengambil kendali atas pertandingan.

Publik bisa beranggapan kalau kelanggengan Lionel Messi bukan hanya produk dari memanfaatkan peluag dengan baik. Tapi semuanya adalah sebuah pencapaian yang luar biasa. Pemain jenius yang dominan bermian dengan kaki kiri ini tetap menjadi sosok penting bagi Argentina selama kurang lebih 2 dekade sambil membawa beban harapan yang dulu hanya dimiliki oleh pemain legendari smereka terdahulu. Mungkin ini menjadi cara termudah untuk menempatkan babak pertama dari perdebatan ini. Maradona mencapai puncak karirnya dengan kesan kental nuansa magis dari permainannya. Tapi Lionel Messi mengombinasikan puncak karir yang serupa dengan performa yang luar biasa. DIa mampu bermain dengan gemilang untuk waktu yang cukup lama sampai bisa membangun karir fantastis yang sangat sulit disaingi sampai sekarang.