Liverpool akan memiliki waktu yang tepat untuk menguji semua persiapan yang sudah mereka siapkan dari waktu beberapa bulan terakhir. Andoni Iraola akan kembali mendapat kesempatan untuk membuktikan kelihaiannya sebagai pelatih. Pria yang sempat membesut AFC Bournemouth sebelum bergabung dengan The Reds akan menggunakan pertandingan mereka berikutnya di Piala EFL sebagai momentum bersejarah ini. Tapi sebelum menghadapi Tottenham Hotspur disana, ada persiapan matang yang harus mereka selesaikan. Untuk menghadapi perlawanan dari pemain Spurs, mantan pelatih Bournemouth ini memastikan kalau mereka akan mengerahkan pemain terbaik. Dia juga memberi petunjuk kalau mereka berpeluang melakukan rotasi pemain untuk menunjang kinerja pemain sekaligus kans menang.
Ungkap Skuad Liverpool Berikutnya
Pengatur strategi Liverpool, Andoni Iraola, memberi petunjuk penting tentang persiapan mereka untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Sebagai pria yang paling bertanggung jawab untuk menentukan setiap langkah mereka dalam pertandingan, mantan pelatih AFC Bournemouth ini mengungkap kalau mereka akan mempercayakan posisi penjaga gawang kepada Giorgi Mamardashvili. Pemain ini akan menjadi andalan mereka untuk menghalau setiap serangan lawan pada putaran ketiga Piala EFL. Kehadirannya di tengah mistar gawang akan sangat penting untuk memastikan Tottenham Hotspur tidak akan mendapatkan poin dari pertadningan ini.
Raksasa Merseyside ini akan melakukan persiapan ekstensif demi mencapai tujuan ini. Persiapan matang menjadi kunci karena dalam waktu yang berdekatan, mereka juga memiliki jadwal di kompetisi lain. The Reds sudah dijadwalkan juga untuk menghadapi pertandingan terpisah di Liga Primer Inggris. Dalam pertandingan yang akan diselenggarakan pada hari Selasa nanti, The Reds berharap untuk bisa semakin memantapkan dominasi mereka dalam kompetisi ini. Mereka tak berencana memberi poin kepada lawannya karena bagi The Reds, mendapat sebanyak mungkin poin di awal musim kompetisi akan menjadi poin krusial untuk mempermudah langkah mereka di fase kompetisi berikutnya.
Tapi harapan ini bukan tanpa cela. Iraola paham kalau The Reds yang ada di bawah kendalinya saat ini jauh dari kata sempurna. Ditahan imbang oleh Fulham saat pertemuan di hari Sabtu memberi konfirmasi penting. Ada banyak kelemahan yang masih harus diperbaiki. Peringkat mereka yang terpisah jauh seharusnya menjadikan pertandingan ini mudah bagi mereka. Tapi kenyataannya, tidak ada satu gol yang bisa mereka cetak dalam pertandingan ini. Pemain terlihat kesulitan menciptakan kesempatan dan ruang untuk mencetak gol. Iraola berharap kesalahan dan kekurangan yang sama tak akan terjadi ketika merkea berhadapan dengan Spurs nanti. Tak seperti Fulham, Spurs bisa dengan cepat memanfaatkan kelemahan ini untuk mencetak gol bagi mereka sendiri.
Persiapan Iraola
Liverpool punya cara sendiri untuk mempersiapkan diri mereka untuk pertandingan ini. Beberapa tim mungkin mencoba menyiasati situasi mereka dengan memboyong banyak pemain sekaligus. Tapi bagi Iraola, mereka tidak berencana untuk menempuh cara ini. Iraola memilih untuk menempuh cara yang lebih konvensional. Ukuran lebih ringkas akan membantunya lebih mudah untuk berkonsentrasi dan menghadapi lawan yang ada di depan mata. Tapi keunggulan ini juga berarti kalau dia akan terpaksa melakukan perubahan dari formasi yang sudah ada.
Perubahan menjadi perlu untuk mengantisipasi dinamika yang terjadi. Menggunakan pengalamannya di Bournemouth, Iraola kali ini menyerahkan tanggung jawab penting kepada Giorgi Mamardashvili. Pemain ini dia percayakan untuk menjadi kiper piihann kedua mereka. Kepercayaan ini termasuk signifikan. Dia termasuk dalam barisan pemain baru mereka, tapi sekarang langsung mendapat porsi penting sebagai pilihan berikutnya jika kiper utama mereka tak bisa melanjutkan permainan.
Ungkap TIm Liverpool untuk Lawan Spurs
Iraola memberikan informasi terbaru tentang persiapan mereka ketika melangsungkan sesi konferensi pers pada hari Senin. Dalam momen penting ini, dia mengakui ada keputusan penting yang telah ditempuh. Dia mengaku telah memberi kesempatan sekaligus tugas penting ini kepada kiper kelahiran Georgia tadi. Tapi dia bukan satu-satunya pemain yang akan mendapat kesempatan tampil. Selain Mamardashvili, Iraola juga sedang mempersiapkan pemain lain untuk mengalami kesempatan debut mereka. Dengan proyek besar revitalisasi usia pemain, pelatih Liverpool ini mengatakan kalau Joe Gomez juga sedang berada dalam antrian yang sama. Tapi prosesnya mungkin akan lebih panjang. Menit pertamanya untuk tampil sebagai pemain The Reds harus menunggu lebih lama setelah dia mengalami cedera.
Kepada media, pelatih Liverpool ini memberi sekilas informasi di balik keputusannya. Dia mengaku sangat mengapresiasi Giorgi. Dia sudah mengenalnya dari lama, dari ketika masih bermain di Spanyol. Dia bahkan mengaku kalau ketika masih berada di Bournemouth, mereka sudah berusaha untuk menyakinkannya bergabung. Dari pandangannya, dia adalah seorang penjaga gawang yang luar biasa.
Pelatih The Reds ini kemudian mengatakan kalau pemain pilihannya akan siap bertanding di kesempatan berikutnya. Dia juga menegaskan kalau sekarang pemain pilihannya ini sedang berlatih bersama tim merkea dan siap untuk bertanding pada kesempatan berikutnya. Sekarang bagi mereka, hal terpenting berikutnya adalah menentukan porsi permainan yang harus diberian kepada pemain tadi.
Pelatih The Reds ini kemudian melanjutkan kalau dia tidak akan berhenti hanya di situ. Dia akan melanjutkan perombakan internal mereka dengan melakukan rotasi besar-besaran. Dia mengatakan kalau ini adalah pertandingan ketiga yang mereka jalani dalam rentang 7 hari. Dalam pengalamannya sebagai pelatih, situasi seperti ini adalah kondisi terburuk dalam perkara jadwal. Mereka belum cukup beruntung untuk bisa mendapatkan jadwal yang memberi waktu cukup untuk tim beristirahat. Dia mengatakan berikutnya kalau mereka sekarang sedang ada dalma posisi yang dia ahrus terus belajar untuk menentukan pemain yang siap bertanding. Di ajuga harus menentukan orang-orang yang harus beristirahat agar kualitas permainan mereka tidak mengalami penurunan signifikan. Tentang dua topik ini, dia mengaku sudah memiliki gambaran tentang peran yang akan diberikan kepada para pemain. Tapi dia juga mengatakan kalau bagi beberapa pemain, mereka akan dipaksa untuk turun. Mereka tak punya banyak waktu untuk bersiap. Beberapa pemain akan terpaksa harus bergantung pada pengalaman yang cukup minim sambil berharap bisa memberi dampak besar dalam pertandingan berikutnya.
Lewis Koumas dan Trey Nyoni berpeluang mendapatkan kesempatan tampil seperti yang dimaksud. Dua pemain ini terpantau namanya masuk dalam skuad yang disiapkan Iraola untuk pertengahan pertama di musim sekarang. Nyoni yang baru berusia 19 tahun akan bertugas sebagai gelandang. Dia baru saja mendapatkan 19 menit tampil untuk musim ini. Sementara rekan yang satunya, Koumas, adalah seorang striker. Tapi sama seperti rekannya, dia hanya pernah bermain dalam porsi yang minim. Dia hanya pernah bermain bersama mereka dalam 3 kesempatan, dalam tugas sebagia pengganti. Setelah ditempatkan dalam skuad untuk menghadapi Atletico Madrid di Liga Champions pada pertandingan sebelumnya, ada dua pemain lagi yang siap tampil. Mereka adalah Jayden Danns dan James McDonnell.
