Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberi tanggapannya tentang kondisi salah satu pemain La Blaugrana. Alejandro Balde sempat memberi petunjuk kalau dia merasa kurang puas dengan peran yang dia dapatkan selama ini di La Blaugrana. Pesana ini juga langsung memantik spekulasi kalau dia mungkin akan memilih untuk meninggalkan mereka dengan segera. Spekulasi ini juga menjadi dasar bagi beberapa klub seperti Liverpool dan Manchester Untied untuk bergerak. Mereka mencoba memanfaatkan situasi ini untuk bisa memberi alasan bagi pemain tadi untuk memilih salah satu dari mereka.
Tanggapan Flick tentang Alejandro Balde
Pria yang diserahkan tanggung jawab untuk mengatur permainan Barcelona, Hansi Flick, menegaskan pandangannya tentang Alejandro Balde. Menurutnya wajar kalau pemain Real Madrid ini merasa tidak puas dengan kondisi yang dia hadapi sekarang. Hansi Flick menyampaikan pandangan ini sebagai tanggapan atas rumor yang kencang berhembus tentang pemain tadi.
Media sempat melaporkan kalau nama pemainnya sempat masuk dalam spekulasi transfer di musim panas. Ada beberapa klub yang sampai muncul dengan peluang untuk menariknya keluar dari markas Barcelona. Manchester United termasuk nama klub yang sempat terpantau media mulai aktif memperhatikan seluruh seluk beluk tentang pemain ini sampai kemungkinan mereka untuk melakukan kerjasama. Langkah ini terjadi karena mereka menyadari ada situasi tidak pasti yang sedang berkembang di Barcelona. Minat mereka semakin bertambah setelah mengetahui kalau kontrak pemain asal Spanyol ini akan segera berakhir. Kalau tidak ada upaya dari Barcelona untuk memperpanjang kontraknya, kerjasama mereka akan segera berakhir di penghujung musim saat ini.
Manchester United tidak sendirian. Dalam periode yang sama, media juga menghebus kalau Liverpool juga mengambil langkah yang serupa. Mereka sama-sama menyatakan minat untuk segera menjadikan pemain Barcelona ini sebagai bala bantuan terbaru. Mereka sampai sudah menargetkan tenggat khusus untuk mewujudkan rencanna tadi. Bukan di musim panas yang sudah lewat. Tapi Liverpool cukup yakin kalau musim dingin di awal tahun akan menjadi momen paling tepat untuk mewujudkan rencana ini.
Manchester United Cari Pengganti Luke Shaw
Manchester United punya rencana untuk tahun ini dan yang akan datang. Mereka sedang berusaha untuk menemukan pemain baru. Tugas spesifik sudah mereka siapkan untuk pemain tadi. Tim ini sedang berusaha untuk menemukan pemain yang tepat untuk menggantikan peran dari Luke Shaw. Sementara bagi Liverpool, mereka juga punya alasan serupa. Mereka sedang mencoba mencari pemain yang bisa mengatasi masalah di internal mereka. Milos Kerkez sedang berjuang mati-matian untuk bisa meningkatkan perannya dalm The Reds. Kedua klub ini dihadapkan pada kebutuhan yang sama. Mereka sama-sama memerlukan pemain dengan pengalaman yang sudah teruji untuk bagian bek kiri.
Pencarian ini membuat wajar kalau kemudian perhatian penggemar dan publik terarah pada kondisi yang harus dihadapi Alejandro Balde di tempatnya sekarang. Jam bermain yang cukup minim dihadapkan pada kenyataan kontras kalau ada tim dari kasta elite Inggris yang siap menampung tenaganya. Perubahan ini masih belum ditanggapi Barcelona dengan kontrak baru atau perubahan keputusan tentang peran yang akan mereka berikan kepadanya.
Alejandro Balde Tak Puas dengan Situasi di Barcelona
Menanggap situasi mereka yang bergerak ke arah yang kurang menyenangkan, Hansi Flick memberi jawabannya. Pelatih Barcelona ini mengakui kalau memang Alejandro Balde tidak puas dengan kesempatan bermain yang mereka berikan. Dia tidak puas dengan jam tampil yang sangat minim yang dia dapatkan dari Barcelona. Perubahan ini sangat kontras karena dia dulu sempat memainkan peran sebagai kunci permainan mereka. Dengan perubahan yang sangat kontras seperti ini, wajar kalau seorang pemain merasa tidak puas.
Tapi pelatih Barcelona ini juga punya pandangan lain. Menurutnya, pemain tadi masih bisa menunjukkan kualitasnya sebagai pemain veteran. Meski harus berhadapan dengan situasi yang sangat tidak menyenangkan, dia masih bisa menghadapinya dengan baik. Tidak ada relasi yang rusak karena perbedaan keputusan ini. Sebagai pelatih, dia juga tidak merasa hubungannya dengan pemain tadi menjadi buruk. Dia hanya menegaskan kalau semua pemain harus bersaing untuk bisa mendapatkan peran di tim. Mereka selalu berharap bisa memiliki pemain yang bisa mengerahkan kemampuan terbaik untuk setiap posisi. Tapi menurutnya yang paling sulit untuk dilakukan bukan tentang mendapatkan peran, tapi mempertahankannya.
Pernyataan yang dilontarkan Hansi Flick mungkin ada benarnya. Dibandingkan Alejandro Balde, pelatih Barcelona ini lebih sering mengerahkan Xavi Espart untuk menjadi pilihan utamanya untuk bagian bek kiri. Usianya memang masih sangat muda, 19 tahun. Tapi di usia yang masih belia, dia sudah menunjukkan kemampuan yang luar biasa di minggu-minggu pertama turnamen.
Dia tidak sendirian. Barcelona masih memiliki beberapa pemain lain yang dapat dikerahkakn untuk memperkuat formasi mereka. Selain Espart, La Blaugrana masih punya Joao Cancelo. Hansi Flick juga terbilang sering menggunakan bantuannya untuk menjadi alternatif di bagian bek kiri.
Kalau bicara tentang masa depan yang bisa diraih Alejandro Balde di Barcelona, publik harus melihat rekam jejak pemain ini. Bersama Barcelona, dia telah tmapil dalam 40 pertandingan lebih dalam 3 – 4 musim yang telah dia jalani bersama Barcelona. Sepak terjang ini terwujud dalam kapasitasnya sebagai bagian dari tim inti mereka. Jadi sebenarnya yang dia alami sekarang memang sesuatu hal yang sama sekali baru. Dia belum terbiasa terpinggirkan ke bangku pemain cadangan. Jadi memang sangat masuk akal kalau pemain ini akhirnya merasa kecewa.
Pemain kelahiran Spanyol ini sampai sekarnag masih bertahan di Barcelona. Dia masih berjuang unuk membuktikan kemampuannya. Tapi ada satu hal yang jelas di pandangan publik. Namanya tidak lagi menjadi prioritas dalam rencana yang sedang dan akan dikerahkan oleh Hansi Flick. Kalau situasi ini terus terjadi dan tidak ada perubahan yang menguntungkan posisinya, mungkin suatu saat dia harus berhadapan dengan situasi yang jauh lebih pelik. Manchester United dan Liverpool bisa saja bergerak sebelum hal semacam ini terjadi. Mereka bisa menawarkan jalan baru untuk menempuh karirnya di klub yang sama-sama berasal dari papan atas turnamen. Tapi sebelum langkah ini terwujud, publik mungkin harus menunggu sampai bulan Januari untuk menemukan jawabannya.
