Membaca Peluang Kylian Mbappe Tinggalkan Real Madrid

Pergerakan pemain menjadi satu hal yang selalu menarik untuk dibahas jika bicara tentang sepakbola dan bursa transfer. Setiap tahun, setiap pemain memiliki 2 kesempatan untuk menentukan langkah mereka berikutnya. Mereka bisa melakukannya di bulan Januari atau pertengahan tahun. Peluang ini terbuka sama untuk semua pemain, termasuk mereka yang sempat diragukan untuk pergi dari tempat mereka sekarang. Bagi Kylian Mbappe, hal persis sama sekarang dia hadapi. Terus diterpa dengan ketidakpastian tentang pergi atau bertahan di Real Madrid, beberapa pengamat meyakini kalau peluang bagi pemain timnas Perancis ini untuk meninggalkan Los Blancos tidak bisa dianggap hilang begitu saja.

Peluang Kylian Mbappe Tinggalkan Real Madrid

Publik terutama penggemar Real Madrid masih harus bersabar di tengah situasi yang tak pasti. Penggemar Los Blancos masih menunggu kepastian tentang pemain mereka, Kylian Mbappe. Bukan hanya kali ini namanya tersedot ke dalam pusaran spekulasi. Publik masih menunggu jika memang ada kemungkinan pemain tim nasional Perancis ini benar-benar akan meninggalkan mereka. Di saat banyak berita yang menyebut kalau Real Madrid masih punya harapna untuk mempertahankannya, ada kabar lain yang menyebut kalau peluang ini masih belum bisa sama sekali dianggap nihil.

Pemain Real Madrid tadi memang bukan sosok sembarangan. Setiap informasi dan rumor yang menyangkut dirinya akan dengan mudah menarik perhatian dari publik dan penggemar Los Blancos. Perhatian semakin terarah kepadanya berkat reputasinya yang serinng dipandang sebagai salah satu pemain terbaik di dunia sepakbola. Tapi sepak terjangnya bersama Los Blancos tidak terjadi dalam satu malam. Pemain timnas Perancis ini resmi bergabung dengan Los Blancos dengan menggunakan skema transfer gratis pada tahun 2024 lalu. Dia mengambil langkah besar ini setelah kontraknya terdahulu bersama Paris Saint-Germain dinyatakan berakhir. Disana, dia sempat mengasah kemampuan selama kurang lebih 7 tahun.

Sejak saat itu, dia membuktikan kalau keputusan bergabung dengan Real Madrid adalah langkah yang tepat. Bersama mereka, dia sudah mengarungi 111 pertandingan. Dari semua pertandingan tadi, Real Madrid mendapatkan 94 gol berkat permainannya di semua kompetisi. Tapi masih ada satu hal yang mengganjal. Dia masih belum bisa membantu Los Blancos untuk membawa pulang gelar juara dari satu pun turnamen arus utama.

Prestasi Kylian Mbappe Bersama Los Blancos

Penggemar sangat berharap kalau Kylian Mbappe akan tetap bersama mereka di Real Madrid. Harapan ini punya akar yang sangat kuat. Mereka mendapat 42 gol dari permainan pemain ini saja. Semua gol ini mereka dapatkan dari 44 pertandingan yang diserahkan kepadnaya di musim lalu. Untuk musim yang sekarang, dia masih berhasil membuktikan kemampuannya tidak berkurang. Dalam semua pertandingan yang mereka jalani di Liga Champioons dan La Liga, pemain ini sudah mencetak sekurang-kurangnya 8 gol bagi Real Madrid.

Dengan usianya yang tahun ini sudah menginjak 27 thaun, pemain ini masih memainkan peran penting bersama Real Madrid. Dia tercatat sebagia bagian dari skuad utama mereka di Los Blancos. Sebenarnya kontraknya bersama mereka masih akan berjalan saapi 3 tahun lagi. Tapi seperti yang biasa terjadi untuk seorang pemain sepertinya, pemain ini langsung terseret dalam pusaran spekulasi. Penggemar mereka mulai bertanya-tanya tentang kontraknya bersama Real Madrid. Beberapa pihak bahkan sempat mengkhawatirkan kalau relasinya dengan Real Madrid turut berkontribusi dalam statusnya yang masih belum pasti.

Keputusan Real Madrid Ditunggu

Permainannya bersama Real Madrid juga tidak terlepas dari beberapa masaah lain. Pemain ini sempat mengalami cedera lutut ringan ketika bermain bersama timnas Perancis beberapa waktu yang lalu. Akibat cedera ini, dia sempat mendapat izin cuti dari Los Blancos. Izin khusus diberikan kepadanya untuk bisa berfokus pada pemulihan sambil berlibur. Media sampai sempat mendapat foto ketika pemain ini terpantau bersepeda dalam liburannya di Perancis dan Swiss. Untuk orang biasa, hal semacam ini mungkin terlihat biasa. Tapi untuk seorang pemain elite yang seharusnya berfokus untuk bisa pulih secepat mungkin, tidak sedikit publik merasa kecewa dengan pemandangan yang disuguhkan kepada mereka.

Sebuah unggahan di media sosial langsung memberi sorotan keras pada pemandangan ini. Dalam narasi yang dibangun, unggahan tersebut menyebut kalau yang buruk adalah orang yang buruk. Tuliasn ini menyertai foto yang menampilkan Kylian Mbappe sedang bersepeda di Perancis dan Swiss. Beberapa orang kemudian sampai mengaitkan utas ini dengan komentar lain yang sebelumnya diunggah oleh pelatih kepala mereka, Jose Mourinho.

Pelatih Real Madrid tadi sempat membagikan pandangannya tentang aktivitas yang sebaiknya dihindari pemain beberapa minggu lalu. Kepada media, dia mengatakan kalau pemain seharusnya tidak boleh melakukan olahraga ski di pegunungan juga bersepeda. Jika ada pemain yang melanggar hal ini, termasuk menyembunyikannya dari klub, dia tidak akan ambil pusing tentang kontrak, tapi lebih kepada citra yang dibangun pemain yang bersangkutan.

Tingkah laku Kylian Mbappe memang sudah beberapa kali menjadi bahan diskusi publik. Di sisi lain, beberapa pengamat meyakini kalau tindakan-tindakannya belakangan ini merupakan bagian dari pertanyaan lebih besar seputar peluangnya menang Ballon d’Or. Pengamat yang lain beranggapan kalau insiden bersepeda tadi hanya puncak gunung es. Para pengamat sekarang justru malah mempertanyakan kalau Kylian Mbappe masih punya hasrat untuk terus bermain di Real Madrid.

Bagi mereka, pemain tadi seperti mengatakan kalau dia akan mengacaukan situasi. Dia terus menerus melakukan kesalahan. Pengamat yang sama menyebut kalau seharusnya dia tak perlu tampil di setiap laga tandang mereka. Tapi di hari Senin di Stade de France, ada semua nama besar yang tampil disana. Para pemain timnas Perancis bermain disana. Hal semacam ini memang bukan wajib, tapi dia berhak untuk melakukan sesuatu daripada cuek dengan semua tindakannya. Menurutnya, seharusnya pemain timnas Perancis ini mengirimkan pesan positif. Dia harus datang kesana dan mengatakan rencananya. Dia harus memutuskan jika ingin tetap di Real Madrid atau sudah memilih tempat lain. Tapi melakukan tindakan bersepeda seperti yang dilarang pelatih mereka sudah bisa dianggap sebagai aksi yang keterlaluan. Tindakannya bagi beberapa pengamat sampai dipandang mulai memberi kesan negatif. Dia dianggap sedang dalam kondisi psikis yang tidak biak-baik saja.

Pengamat yang lain mengatakan kalau mereka sudah mulai mendapatkan kesan ini. Ketika dia tak tampil di Piala Dunia, tak ada yang khawatir. Dia bersama teman-temannya, mengahbiskan waktu, melakukan hal yang dia sukai. Kemudian obsesinya dengan Ballon d’Or membuatnya mengambil sikap tadi. Dia mengusik Ousmane Dembele, salah satu sahabatnya, insiden yang dipandang sebagai aib oleh penggemar mereka. Bagi mereka, semua tindakan yang dilakukan Kylian Mbappe hanya membuat penggemar semakin kecewa dan marah.

Sekarang, semua harapan dan ekspektasi tentang dia bisa bersinar bersama Real Madrid perlahan-lahan mulai sirna. Harapan ini semakin terkikis setelah pemain tadi secara khusus menunjukkan perubahan sponsor secara drastis. Publik tak bisa memahami caranya menangani situasi sekarang, tapi yang jelas tindakan ini akan sangat merugikan dirinya.