Liverpool Ungguli Man United Kejar Alejandro Balde

Liverpool dan Manchester United kembali dipertemukan dengan satu tujuan. Kedua klub ini kembali bertemu di persimpangan jalan ketika mereka sama-sama percaya dengan kemampuan pemain bertahan dari Barcelona. Sama-sama berasal dari Inggris dan bertarung di kompetisi yang sama, dua klub ini percaya kalau hasil permainan mereka di periode sekarang dan berikutnya akan lebih baik kalau menggunakan bantuan dari Alejandro Balde. Tapi kalau dibandingkan dengan Setan Merah, Liverpool sepertinya berada dalam kondisi yang jauh lebih di depan.

Liverpool Unggul tentang Alejandro Balde

Liverpool siap untuk mengambil langkah mereka berikutnya ketika bicara tentang pemain. The Reds siap mengambil langkah-langkah yang mereka perlukan untuk memastikan pemain target mereka tidak direbut oleh Manchester United. Kedua klub yang saling menjadi rival satu sama lain ini memang sedang bersaing untuk bisa mendapatkan pemain bertahan dari Barcelona. Nama besar mereka bertemu di persimpangan ketika menyatakan diri tertarik dengan Alejandro Balde.

Manchester United punya alasan kuat untuk mengincar pemain berusia 22 tahun tadi. Mereka mulai menaruh harapan pada kemampuannya setelah sempat gagal meyakinkannya dengan peluang besar untuk berkembang di Manchester United pada musim ini. Mereka mencoba untuk meyakinkannya kalau Manchester United akan memberi peluang bermain yang lebih baik setelah Hansi Flick ternyata lebih memilih pemain lain untuk posisi yang dia incar. Pelatih Barcelona ini lebih memilih untuk mengerahkan Xavi Espart dan pemain baru mereka dari musim panas, Joao Cancelo, untuk mengisi pos mereka di bagian bek kiri.

Keputusan ini memberi dampak langsung dan segera kepada pemain tadi. Keputusan Hansi Flick ini menempatkannya hanya bertugas sebagai pemain cadangan, itu pun tidak sempat bermain sampai detik terakhir pertandingan. Peran ini kembali dia jalankan ketika mereka menghadapi Feyenoord. Barcelona memang akhirnya menang telak dalam pertandingan ini. Skor 5-1 menjadi hadiah manis yang mereka bawa pulang sebagai persembahan untuk penggemar. Tapi pertandingan di partai pembuka Liga Champions menjadi penegasan sekali lagi kalau Hansi Flick belum berencana untuk mengubah pendekatannya tentang strategi bermain mereka.

Kagumi Alejandro Balde dari Lama

Liverpool punya minat yang kurang lebih serupa dengan pemain tadi. Mereka sudah lama diketahui publik menaruh perhatian khusus kepada pemain bek berusia muda tadi. Mereka percaya kalau ada potensi besar yang siap diasah dalam diri pemain yang sudah bermain dalam 28 kesempatan bersama skuad Hansi Flick. Perhatian mereka semakin bertumbuh ketika melihat pemain ini turut mengambil bagian dalam perjalanan Barcelona untuk menjuarai kompetisi domestik Spanyol di musim lalu. Dia memang tidak sempat mencetak gol untuk namanya sendiri. Tapi pemain muda ini berhasil mengatasi keterbatasan usianya dengan melakukan 2 asist.

Alejandro Balde memang cukup menyesal ketika waktu bermainnya yang minim menjadi penghambat utama untuk mencapai level yang lebih tinggi. Waktu bermain yang minim membuatnya gagal meyakinkan federasi sepakbola Spanyol untuk memanggilnya bertugas di Piala Dunia 2026. Dia harus menjadi penonton ketika pemain bek Real Madrid, Marc Cucurella, justru menjadi bintang dalam permainan La Roja. Berkat permainannya dan semua pemain timnas Spanyol yang lain, timnas matador berhasil menjuarai turnamen ini untuk kedua kalinya dalam sepanjang sejarah mereka.

Unggul dari Manchester United

Menurut pemberitaan dari beberapa media lokal, dua rival di Inggris: Manchester United dan Liverpool sama-sama punya kekaguman besar kewpda pemain bertahan Barcelona tadi. Mereka punay harapan untuk segera bekerjasama paling tidak dimulai dari tahun depan. Mereka berharap bulan Januari akan cukup ramah untuk memberi kesempatan dibuka negosiasi dan akhirnya berujung pada kontrak.

Dua tim ini sedang berusaha keras untuk bisa meyakinkan pemain berusia 22 tahun ini untuk memilih salah satu dari mereka. Situasinya di Barcelona juga tidak luput dari perhatian mereka. Kontrak pemain berusia 22 tahun ini akan segera berakhir pada musim panas tahun 2028. Situasi yang dia hadapi sekarang memunculkan spekulai kalau Barcelona bisa saja melepasnya pergi. Perkiraan valuasi yang akan dipatok kepadanya berkisar di 34 juta. Angka ini memang cukup rendah, tapi cukup masuk akal juga kalau mengingat jam bermainnya yang masih sangat minim bersama Hansi Flick untuk musim ini.

Dari semua upaya yang mereka lakukan, Liverpool mungkin punya peluang yang lebih besar dan baik dari Manchester United. The Reds bisa lebih diunggulkan dari Setan Merah untuk persaingan ini. Mereka memiliki riwayat kerjasama yang cukp baik dengan pemain tadi setelah sempat menyetujui peminjaman Ronald Araujo ke Anfield di musim panas ini. Di sisi lain, relasin antara Manchester United dan Real Madrid diketahui tidak baik-baik saja. Relasi dua klub ini semakin meregang di musim panas di seputaran spekulasi masa depan Marcus Rashford. Real Madrid sempat berusaha intens untuk menggoda Marcus Rashford untuk pindah. Tapi pada akhirnya dia memilih untuk bertahan dengan mereka di Old Trafford.

Situasi ini memiliki dampak yang cukup jelas. Manchester United akibat dri perkembangan ini bisa saja terpaksa untuk mengerahkan usaha lebih keras untuk melawan keunggulan Liverpool. Mereka harus memutar otak lebih keras untuk bisa meyakinkan Alejandro Balde untuk memilih mereka dan bukan Liverpool. Tekanan mereka akan semakin besar terutama kalau Real Madrid lebih memilih untuk berurusan dengan Anfield daripada harus bicara dengan Old Trafford di musim dingin tahun depan.

Di sisi lain, kalau bicara tentang kemunculan dua klub besar tadi, menarik dibahas latar belakang yang mendorong kedua tim untuk mengambil sikap masing-masing. Perubahan yang minim di bagian pilihan pemain bek penuh di Old Trafford sejak awal tahun 2020 membuat kondisi tim ini sangat memprihatinkan. Diogo Dalot dan Luke Shaw menjadi satu-satunya pemain veteran yang dapat dikerahkan dengan pengalaman masif untuk klub ini. Kondisi ini sampai mendorong penggemar untuk menuntut dilakukan revitalisasi untuk bagian belakang mereka.

Shaw sampai harus ditarik kelaur dalma pertandingan derbi Manchester karena mengalami cedera. Insiden ini menekankan kembali kebutuhan serius dalam tubuh Manchester United untuk bisa segera menemukan pemain pengganti yang tepat. Mereka butuh mencari pemain yang bisa langsung membeirkan hasil terbiak untuk bagian bek kiri mereka. Sementara bagi Liverpoo, bek legendaris mereka Andy Robertson akhirnya memilih untuk pergi di musim panas. Mereka sekarang hanya memiliki Milos Kerkez di bagian bek kiri. Tapi pemain kelahiran Hungaria ini masih terus berjuang untuk bisa mengisi kekosongan tadi.