Manchester City Temukan Kandidat Pengganti Rodri

Sepeninggal Pep Guardiola, Manchester City masih terus mengusahakan perbaikan dalam internal mereka. Klub sepakbola ini masih terus berusaha mengidentifikasi pemain yang mereka percaya akan bisa menjalankan proyek ambisius untuk memastikan tim ini kembali menjadi penguasa di tanah Eropa. Tapi tugas ini tak mudah karena ada banyak pemain berkelas yang ada di tengah mereka. Menemukan pengganti untuk pemain seperti ini, seperti Rodri, terbukti sangat sulit. Tapi setelah melalui perjuangan panjang dan pencarian terus menerus, sepertinya mereka sudah mulai menemukan pemain yang dianggap cocok untuk meneruskan peran penting tadi.

Manchester City di Benua Eropa

Manchester City sempat dikenal publik sebagai salah satu kekuatan mematikan, bukan hanya di Inggris, tapi jug seluruh Eropa. Reputasi ini melekat kuat pada nama mereka ketika masih berjaya di bawah Pep Guardiola. Selama 10 tahun, pria kelahiran Catalan ini berhasil membangun Manchester City menjadi kekuatan yang sangat menakutkan. Bersamanya, merkea berhasil memenangkan Liga Inggris dalam 6 muism. Mereka juga berjaya dalam 3 musim Piala FA dan 1 Liga Champions.

Pelatih dari Catalan ini perlahan menjadikan Manchester CIty sebagai pusat sorotan global. Dia mentransformasi cara bermain mereka. Salah satu kunci keberhasilannya terletak pada keberanian untuk menggantikan pemain dengan peran kunci di waktu yang tepat dengan pengganti yang tepat. Dia tidak sungkan memilih pemain baru yang sama sekali tidak dikenal asalkan memiliki kemampuan yang tepat. Keberanian ini yang kemudian menjadikan Manchester City sekuat sekarang

Dalam beberapa tahun terakhirnya di klub, beberapa dari pemain fantastis ini harus menghadapi perubahan. Mereka akhirnya memilih pergi dari klub yang telah membesarkan nama masing-masing. Keputusan untuk pindah diambil seiring dengan rumor yang beredar waktu itu. Pep Guardiola mulai ramai diberitakan akan pergi dari klub ini setelah 10 tahun bersama. Beberapa nama yang ramai diberitakan waktu itu adalah Kevin de Bruyne, John Stones, sampai Kyle Walker.

Rodri Pilih Barcelona

Dari sekian banyak nama yang akhirnya memilih untuk pergi, yang paling menarik perhatian global sekaligus berdampak besar bagi mereka adalah Rodri. Kepergiannya tercatat bukan sebelum Guardiola meninggalkan klub ini, tapi ketika mereka sudah resmi berpisah. Dengan prestasi sebagai pemenang penghargaan Ballon d’Or 2024, pemian legendaris ini akhirnya memilih untuk meninggalkan mereka. Sebagai gantinya, dia memilih untuk bergabung dengan Barcelona.

Pemain kelahiran Spanyol ini memainkan peranyang sangat krusial selama bergabung bersama Manchester City. Perannya semakin terlihat jelas dalam pertandingan Manchester City yang dijalani tanpa keterlibatannya di tengah lapangan. Dampak ini semakin terlihat jelas terutama ketika dia harus absen untuk waktu lama. Terpaksa cuti karena mengalami cedera otot ACL dan meniskus, Manchester City kemudian harus menanggung dampak besar dengan absennya. Dengan dampak yang begitu besar, beberapa pengamat mencoba menawarkan solusi yang bisa digunakan Manchester City untuk mengatasi dampak ini.

Upaya Temukan Pengganti Rodri

Manchester City sebenarnya sama sekali bukan tanpa harapan. Mereka memiliki beberapa pemain yang dapat dikerahkan untuk mengatasi masalah ini. Manchester City memang bergerak dengan cukup agresif di sepanjang musim panas. Upaya mereka berbuah dengan kehadiran beberapa pemain yang mereka sebar ke beberapa titik. Untuk bagian tengah, mereka berhasil menarik Elliot Anderson, Ayyoub Bouaddi, dan Enzo Fernandes untuk meninggalkan klub masing-masing dan pindah ke Stadion Etihad. Upaya ini merupakan strategi yang dibangun Enzo Maresca untuk bisa mengatasi masalah yang menghantui bagian tengah klub ini.

Pengamat-pengamat tadi meyakini kalau Manchester City mungkin sudah memiliki pemain yang tepat di tengah mereka untuk menggantikan Rodri. Pemain yang bisa mereka turunkan sekaligus mengatasi kekurangan signifikan ini adalah Ayyoub Bouaddi. Para pengamat percaya kalau pemain gelandang berusia muda ini memiliki potensi yang besar untuk bisa menjadi pemain elite mereka di masa yang akan datang. Semuanya akan ditentukan dari kualitas dan intensitas permainan yang dia dapatkan dari mereka.

Beberapa pengamat mengeluarkan pernyataan dan pandangan mereka tentang Rodri sekaligus kemungkinan yang bisa terjadi berikutnya di Manchester City. Mereka berpandangan kalau mantan pemain Manchester City tadi adalah pemain terbaik di dunia saat ini untuk posisi yang benar dia kuasai. Tidak akan mudah untuk menemukan pemain yang tepat untuk emnggantikannya. Publik bisa melihat dampak langsung yang harus ditanggung Manchester City ketika dia cedera. Padahal tim ini memiliki pemain kelas atas dalam jumlah yang tidak sedikit.

Tentang kandidat penggantinya, mereka memandang Bouaddi sebagai pemain yang masih harus melalui proses transformasi. Dia bisa saja berkembang menjadi salah satu pemain terbaik di dunia. Tapi dia masih harus melewati proses untuk bisa mencapai tahap ini. Dia harus melalui proses pembelajaran yang panjang sebelum sampai ke sana. Tapi sekarang pemain ini telah menyentuh LIga Inggris. Kompetisi ini sama sekali berbeda dengan Liga Perancis. Setiap pemain memiliki waktu respon yang sangat sedikit ketika dihadapkan pada tantangan di tengah lapangan. Setiap orang pemain harus siap setiap saat. Publik memiliki harapan besar untuk pemain ini karena dia adalah pemain yang luar biasa dan masih muda. Dia memiliki banyak waktu untuk belajar dan berkembang.

Pemain asal Spanyol ini menghabiskan kurang lebih 7 musim di Manchester City. Dia telah membuktikan peran pentinignya bagi mereka ketika masih bersama Pep Guardiola. Rodri memainkan peran kunci bagi Manchester City ketika tim ini memilih untuk bermain secara taktis. Dia mengatur tempo permainan mereka dan menjadi kunci untuk setiap usaha mereka mematahkan serangan dan pertahanan lawan. Selama masa tugasnya bersama mereka, dia membantu tim ini menjadi juara Liga Inggris dalam 4 musim. Dia juga terlibat dalam kemenangan mereka di 3 musim Piala EFL, 2 musim Piala FA, dan 1 musim Liga Champions.

Hanya memang terlihat jelas di musim 2024/25, kalau Manchester City harus berjuang mati-matian tanpa dirinya. Dia sempat harus absen untuk waktu yang sangat lama waktu itu setelah mengalami cedera otot ACL. Skuad Guardiola kemudian hanya berhasil menempati peringkat 3 di Liga Inggris. Mereka terpaut 13 poin dari Liverpool yang akhirnya menjadi juara turnamen. Mereka juga tersingkir di fase playoff dari Real Madrid di Liga Champions. Terakhir di partai final Piala FA, mereka kalah dari Crystal Palace. Memang dia kemudian akhirnya kembali d musim lalu. Tapi Manchester City tetap berulang kali terlihat harus berjuang di sepanjang musim seolah perannya masih belum kembali pulih.