Karir untuk Trent Alexander-Arnold di Real Madrid

Trent Alexander-Arnold mengambil keputusan besar ketika dia memilih untuk menyudahi perjalanannya di Liverpool. Statusnya sebagai satu dari 3 pemain legendaris The Reds membuat banyak penggemarnya optimis kalau dia akan tetap bisa melanggeng dengan mudah di tempat baru. Beberapa waktu kemudian, dia dipastikan bergabung dengan Real Madrid. Nama besar Los Blancos dan reputasi besar yang dia kembangkan di Liverpool membuat penggemarnya optimis dengan karir yang akan didapatkan pemain idola mereka di tanah Spanyol. Tapi sekarang, media-media olahraga Spanyol punya pandangan berbeda tentang pemain ini.

Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, dan Mourinho

Era baru Real Madrid bersama Jose Mourinho kembali berlanjut. Dengan tangan dinginnya, Real Madrid kembali memetik kemenangan mereka dalam pertandingan terbaru di hari Selasa malam yang lewat. Los Blancos berhasil membuktikan kalau mereka tetap layak mempertahankan reputasi sebagai yang terkuat di Eropa. Dalam derbi Milan, Los Blancos berhasil memukul pulang Inter Milan. Dua gol mereka hantamkan ke gawang lawannya. Sementara 1 gol yang dicetak Inter Milan tidak cukup untuk memastikan mereka bisa menang. Di detik terakhir, wasit kemudian menyatakan Los Blancos menang dengan skor akhir 2-1.

Federico Valverde dan Kylian Mbappe menjadi penyerang pamungkas Los Blancos dalam pertandingan ini. Mereka memastikan tuan rumah unggul dengan 2 skor berkat serangan yang dibangun dengan ciamik dalam 22 menit pertama. Tapi kemudian Inter melakukan serangan balik. Mereka langsung bermain mendominasi pertandingan setelah kebobfolan dua gol. Carlos Augusto menjadi penyelamat mereka dengan 1 gol yang dia cetak ke gawang Real Madrid. Mereka sempat berharap bisa mencetak lebih banyak gol. Tapi Thibaut Courtois melakukan penyelamatan terus menerus untuk memastikan gawang mereka tak mendapat tambahan gol.

Keputusan Mourinho untuk mengerahkan Trent Alexander-Arnold di bagian tengah bersama Valverde langsung menjadi fokus pemberitaan media. Publik semakin penasaran ketika mantan pemain legendaris Liverpool ini justru tak bertahan sampai akhir pertandingan. Mourinho kemudian menariknya keluar di menit ke-79. Momen ini terjadi tak lama setelah dia mendapat cibiran dari penggemar Los Blancos di tempat yang sama. Setelah pertandingan berakhir, beberapa media olahraga setempat memberi penilaian negatif tentang permainannya. Tapi pandangan ini tidak sejalan dengan Jose Mourinho yang masih memandangnya bermain dengan cukup baik.

Pandangan Media Spanyol tentang Trent Alexander-Arnold

Mundo Deportivo, salah satu media lokal, memberi persepsi cukup negatif. Mereka memandang mantan pemain Liverpool ini terlihat kebingunan. Mereka kemudian menggambarkannya sebagai solusi pemain tengah cadangan yang merosot secara spektakuler. Dengan kata lain, mereka menilainya telah gagal dalam perannya di tengah lapangan.

Mereka beranggapan kalau mantan pemain Liveropol ini terlihat kebingunan ketika diminta bermain bertahan. Dia juga dipandang gagal dalam memberikan dukungan bagi permainan tim terutama dalam mengelola penguasaan gol mereka. Mereka juga menilainya gagal ketika penggemar Los Blancos menyertai langkahnya keluar lapangan dengan cibiran.

Media yang lain juga memberi pandangan serupa. Mereka menilai Trent Alexander-Arnold hanya layak mendapat nilai 4 dari 10. Mereka menggambarkan kalau percobaan yang dilakukan Mourinho dengan mantan pemain Liverpool ini tidak berdampak positif. Media asal Spanyol ini menegaskan kalau pemain ini bermain di luar posisi yang seharusnya. Dia juga terlihat harus bergulat dengan cakupan wilayah belakang yang harus dia atasi. Dia juga dianggap gagal untuk memberi pengaruh yang diperlukan Real Madrid dalam pertandingan ini, yang seharusnya menjadi salah satu kekuatan utamanya. Mereka kemudian menyimpulkan kalau bermain di gelandang tengah Real Madrid menuntut kemampuan yang lebih besar. Media yang sama mengindikasikan kalau percobaan ini mungkin tidak akan berlanjut.

Sementara itu, media yang lain, El Pais, menggambarkan bek kanan ini sebagai sosok yang tersesat di bagian tengah. Mereka juga mengindikasikan kalau bersama Valverde, keterbatasasn pemain asal Inggris ini semakin terpapar. Sementara itu, media yang lain juga memberi pandangan yang kurang lebih sama. Mereka menunjuk kegagalan Trent Alexander-Arnold untuk bergerak di sepanjang lapangan untuk menghentikan umpan silang dari Lautaro Martinez sebelum akhirnya Carlos Augusto mencetak gol. Mereka juga menekankan kalau Mourinho juga menyadari hal ini sebelum akhirnya memberitahu wasit tentang keputusan pergantian pemain.

Pandangan Jose Mourinho

Di sisi lain, Jose Mourinho, yang bertindak sebagai pelatih mereka memiliki pandangan yang berbeda. Di luar ekspektasi publik., dia justru menolak untuk berkomentar negatif terhadap pemainnya itu. Daripada melontarkan pandangan negatif tentang Trent Alexander-Arnold, mantan pelatih Chelsea ini bersikeras kalau pemain kelahiran Inggris ini menunjukkan permainan yang sangat baik. Pernyataan ini dia sampaikan kepada media yang menunggu pernyataan sikapnya setelah pertandingan.

Pria yang dijuluki Sang Spesial ini bernggapan kalau Trent Alexander-Arnold telah mengartikan kebutuhan taktis mereka dengan tepat. Dia juga dianggap bisa memberikan respon yang tepat terhadap pergerakan pemain Inter Milan. Mourinho juga tidak lupa memberikan pujian kepadanya yang dianggap bekerja keras untuk bisa selalu bermain dalam harmoni dengan Valverde. Tapi memang pelatih yang sama juga mengakui kalau pemain berusia 27 tahun ini tidak sempurna. Ada beberapa kali dia gagal merebut bola dari pemain lawan yang seharusnya bisa dia lakukan dengan mudah. Tapi kemudian pelatih ini mengatakan kalau bermain di gelandang tengah membutuhkan profil fisik dan penempatan yang sama sekali berbeda kalau dibandingkan dengan pemain bek kanan.

Pelatih Real Madrid ini kemudian mengakui kalau Trent Alexander-Arnold bukan sosok pemain dengan kemampuan alami untuk bermain sebagai gelandang tengah. Dia juga membutuhkan motor fisik yang berbeda untuk bisa menjalankan peran ini dengan baik. Tapi kemudian pelatih ini juga mengatakan kalau dirinya telah mengerahkan dukungan terbaik yang bisa mereka berikan. Pelatih Real Marid ini dianggap tidak memberi reaksi yang tepat atas masukan dan pandangan dari media-media di Spanyol. Dia justru bersikeras kalau dirinya telah melakukan tugasnya dengan baik terlepas dari permintaan publik untuk beroperasi dari posisi yang berbeda. Dengan semua dinamika ini, Jose Mourinho harus mempersiapkan diri mereka untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Los Blancos harus bersiap untuk menghadapi Rayo Vallecano. Dua tim ini akan bertemu pada hari Sabtu yang akan datang. Berikutnya juga sudah dijadwalkan untuk berhadapan dengan Elche pada 3 hari berikutnya atau di hari Selasa.